martabat
Thursday, 13-12-2007 | 13:44 WIB | Komentar | Kategori: Gagasan
MENJAGA martabat (integritas) itu lebih berharga dibanding harta benda atau masalah finansial. Seseorang akan dihargai orang lain, kalau ia mampu menjaga martabatnya. Banyak manusia yang sengaja bahkan rela integritasnya tercoreng hanya karena matanya tersilaukan oleh kebutuhan, keinginan atau bahkan anggan-anggan.
AKIBATNYA, segala cara mereka lakukan. Nah, kalau sudah begitu –melanggar integritas– maka rasa malunya akan hilang. Ketika rasa malunya sudah tidak ada, maka ada kecenderungan manusia melanggar norma-norma atau asas kepatutan.
Kemudian manusia hanya berorientasi kepada kepentingan sempit dan terjebak di kubangan vested interest. Masak hidup hanya sekali, lalu kita korbankan rasa malu? Coba saja lihat fakta yang ada di sekitar kita. Banyak sekali manusia yang melanggar norma karena rasa malunya tidak ada.
Akankah kita mengikuti mereka? Hidup adalah memilih. Hidup adalah suka-suka. Mo pilih yang buruk atau yang baik? Mo pilih yang bener atau yang salah? Semuanya ada di tangan manusia itu sendiri, apakah punya prinsip atau tidak. So.. tergantung nawaitunya… (achmad subechi)














