Iqro
Monday, 1-12-2008 | 6:55 WIB | Komentar | Kategori: Gagasan
ENTAH sudah berapa kota di negeri ini yang saya datangi. Entah sudah berapa komunitas yang saya hampiri hanya untuk melakukan silahturrahmi. Acapkali, saya menemukan pemuda-pemuda yang apatis, cuek, bahkan tak punya garis-garis besar haluan hidup.
KENAPA? Bisa jadi jam terbang mereka untuk nyantrik (belajar) kepada orang-orang yang pernah sukses, masih rendah. Kedua, saya menangkap kesan, ilmu yang dimiliki terasa masih kurang lantaran iqro (minat membaca) dan upaya menambah pengetahuan serta memperluas jaringan, terasa lemah.
Dua hari lalu ketika saya mampir ke sekretariat salah satu organisasi kemahasiswaan dan berdialog dengan mereka, muncul pertanyaan. “Kenapa spirit untuk bangkit kok tidak ada? Apa resepnya?” Saya akhirnya menjelaskan dari A-Z. Mereka terperanggah, ternyata apa yang saya sampaikan itu sebenarnya sudah ada di benak mereka. Cuman, mereka tidak tahu cara memulainya. Berikut ada kata-kata yang bisa membangkitkan semangat mereka.
- Buat apa menjadi anak muda, kalau tidak berani menjawab tantangan dan kesempatan…?
- Spirit lahir dari jiwa dan hati yang bersih
- Jangan matikan spirit hanya karena kekecewaan
- Gunakan hati dan pikiran sebelum bertindak
- Anak muda harus berani menanggung resiko…!
- Anak muda harus berani tampil di depan, bukan mendorong-dorong orang lain
- Lebih toleran dan jangan agresif… tanpa berpikir panjang
- Lebih tangkas dan sigap dalam mengorganisir
- Berani karena menjual gagasan perubahan
- Jangan harapkan belas kasihan dari manusia lain
- Inspiring lahir dari keterpurukan
- Pikiran, hati dan tindakan harus dirubah
- Ilmu, disiplin dan uang menjadi kunci keberhasilan
- Kenapa bangkitnya spirit harus menunggu waktu?
- Harus visioner dan terarah serta afirmasikan mental anda menuju ke pintuk kesuksesan (achmad subechi)













